Dunia Yang Tak Kasat Mata

Malaikat Tuhan berdiri di jalan. —Bilangan 22:23

Tahukah Anda bahwa jumlah mikroba di satu tangan Anda saja sudah melampaui jumlah seluruh manusia yang hidup di atas bumi? Atau bahwa jutaan mikroba dapat masuk ke dalam sebuah lubang jarum? Organisme hidup bersel tunggal itu terlalu kecil untuk dapat terlihat oleh mata kita tanpa bantuan mikroskop. Namun mereka hidup di udara, tanah, air, dan bahkan di dalam tubuh kita. Kita terus-menerus berinteraksi dengan mereka, meskipun dunia mereka sepenuhnya di luar jangkauan semua indera kita.

Realitas dunia spiritual juga sering tidak terlihat oleh manusia seperti kita. Itulah juga yang dialami Nabi Bileam. Ia sedang berjalan bersama kedua bujangnya ketika keledainya “melihat Malaikat Tuhan berdiri di jalan, dengan pedang terhunus di tangan-Nya” (Bil. 22:23). Untuk menghindari malaikat tersebut, keledai itu masuk ke ladang, membenturkan kaki Bileam ke tembok, dan jatuh tersungkur dengan Bileam masih bertengger di atas punggungnya. Bileam menjadi marah dan memukul keledai itu. Ia tidak menyadari bahwa telah terjadi sesuatu yang supernatural—sampai Allah kemudian menyingkapkan mata Bileam (ay.31).

Alkitab mengatakan kepada kita bahwa dunia spiritual memang ada dan terkadang kita mungkin menjumpai realitas-realitas dari dunia spiritual tersebut—entah baik atau buruk (Ibr. 13:02;. Ef. 6:12). Oleh karena itu, kita didorong untuk selalu bersikap waspada, senantiasa berdoa, dan siap sedia. Sama seperti Allah memerintah atas dunia yang dapat kita lihat dengan mata, Dia juga memerintah atas dunia yang tidak kasat mata.

Bapa Surgawi, tolonglah kami untuk menjadi kuat di dalam Engkau dan oleh kuat kuasa-Mu. Bukalah mata kami sehingga kami dapat melihat realitas- realitas rohani yang Engkau sediakan bagi kami.
Semua yang kasat mata maupun tidak kasat mata berada di bawah kuasa Allah yang berdaulat.
 
 
 

DOA Memulai Hubungan Pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus:
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Engkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.

Sumber:
http://www.santapanrohani.org

Leave a Comment

Follow by Email
LinkedIn
Share
WhatsApp
×

Powered by WhatsApp Chat

× Dukungan Doa

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kesaksian/public_html/wp-includes/functions.php on line 5309